Latar Belakang Pendirian NIC
Pendahuluan
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, shalawat serta salam kita haturkan kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.
Amma ba'du:
Nadwah Islamic Centre merupakan sebuah pusat dakwah terpadu dan komprehensif, yang akan dibangun di kota Pekanbaru, Riau.
Pusat dakwah ini mempunyai sarana fisik yang dilengkapi dengan perangkat audio visual, media dakwah baik cetak maupun elektronik.
Disamping itu NIC dilengkapi dengan beberapa sarana pendukung untuk menunjang kegiatan operasionalnya, seperti fasilitas bisnis, kesehatan public dan training centre.
Mengapa Perlu Nadwah Islamic Centre?
Karena pesatnya perkembangan dakwah, khususnya di Riau, dan Sumatera pada umumnya.
Memenuhi minat dari berbagai kalangan masyarakat untuk kembali kepada Al-Quran dan As-Sunnah sesuai dengan pemahaman ulama-ulama terdahulu;
Berkembangnya forum kajian Islam dan halaqah ilmu menjadikan kota Pekanbaru sebagai sentral dakwah yang banyak diminati dan didatangi oleh para penuntut ilmu agama.
Upaya mengarahkan perjalanan dakwah ke arah yang lebih baik, dan usaha mengembalikan masyarakat kepada pemahaman Islam yang benar.
Maka keberadaan NIC merupakan sebuah wacana yang sangat perlu untuk diwujudkan.
Di samping itu keberadaan Nadwah Islamic Centre di Propinsi Riau ini sejalan dengan Visi Riau 2020, yaitu menjadi salah satu pusat budaya melayu di Asia Tenggara.
Sebagaimana yang diketahui bahwa sumber budaya Melayu adalah syari'at Islam yang terkenal dengan pepatah "Adat bersendikan syarak dan syarak bersendikan kitabullah. "
Jadi jika ingin semboyan "Tak Melayu Hilang di Bumi" terwujud, maka pondasi Islam dalam kehidupan masyarakat harus diperkuat yaitu dengan menopang kegiatan dakwah dan sarana pendukungnya.
Bersamaan dengan itu, pesatnya pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Riau pada era Otonomi Daerah, dapat menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat sebagai konsekwensi dari pembangunan fisik dan ekonomi. Oleh karenanya Keberadaan Nadwah Islamic Centre (NIC) diperlukan untuk dapat mengimbangi dan meminimalkan ekses negatif tersebut.
Posisi strategis NIC secara Geografis
Nadwah Islamic Centre terletak pada dua Universitas terbesar di Propinsi Riau yaitu Universitas Riau dan Universitas Islam Negeri.
Dan secara lokal Riau berada di tengah pulau Sumatera, yang dalam sejarahnya sejak dulu selalu menjadi persinggahan para pedagang nusantara. Dan merupakan penghubung antara wilayah Barat, Utara dan selatan Sumatera.
Secara internasional Riau berada di tengah-tengah antara komunitas Muslim melayu di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan Thailand Selatan.
Oleh karenanya, keberadaan NIC merupakan sarana yang strategis dalam pengembangan dakwah Salaf untuk lingkup kawasan di atas.
Lokasi dan Luas
Fasilitas-fasilitas yang akan dibangun
1. Masjid
2. Kantor
3. Convention Centre
4. Perpustakaan
5. Gedung Serba Guna
6. Toko dan Mini Market
7. Pondokan/ Asrama Mahasiswa
8. Klinik Kesehatan
9. Percetakan/ Penerbitan
10. Sarana Olahraga
11 Kantin
12. Stasiun Radio FM/ TV
13. Guest House
14. Perumahan Pengurus
Sistem Pengelolaan
Organisasi NIC dibuat seramping mungkin. Kepengurusan NIC terdiri dari tenaga ahli yang merangkap sebagai pelaksana harian yang di bantu oleh beberapa pegawai.
Hal-hal/kegiatan yang sifatnya sementara cukup dibuat dalam bentuk team, menggunakan sistem manajemen project, yang berakhir kepengurusannya dengan selesainya project.
1a. Pesantren Terbuka
Pesantren terbuka sebuah pendidikan Islam non formal untuk membina generasi muda dari berbagai kalangan dan usia dengan tujuan mencetak santri yang paham agamanya dan menjadi calon da'i kepada jalan Allah.
Sistem pendidikan dilakukan secara mulazamah dengan para ustadz yang berkompeten, materi yang diberikan meliputi Aqidah, Tafsir. Hadits, Fiqh, Bahasa Arab, Metode Dakwah dan lain-lain.
Dalam berkomunikasi sehari-hari menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai pelajaran tambahan.
Disamping menjadi santri, mahasiswa/i juga bekerja paruh waktu di unit usaha yang ada.
1b. Tahfizh Al-Quran
Menyediakan sarana dan prasarana untuk menghafal Al Qur'an bagi seluruh kelompok umur.
Model yang dikembangkan adalah sistem sorogan (talaqqi). Siapapun yang berminat mendaftarkan diri sebagai santri dan harus melakukan setoran secara berkala kepada ustadz penanggung jawab tahfidz. Setoran hafalan dilakukan kepada ustadz setelah shalat Maghrib dan Shubuh.
1c. Perpustakaan
Mengoleksi kitab-kitab induk dalam berbagai bidang, serta buku-buku terapan (dalam format cetakan maupun digital), ditambah buku-buku referensi dari kelompok-kelompok yang menyimpang (khusus bagi penuntut ilmu yang tertentu).
Mencari dan mengumpulkan manuskrip khazanah Islam dan buku-buku langka dari peninggalan para ulama di Indonesia maupun di wilayah Asia Tenggara.
2. Tabligh Akbar, Daurah, Kursus dan Seminar
Untuk meningkatkan kualitas sumber daya kaum muslimin melalui peningkatan pengetahuan tentang ilmu-ilmu Islam.
Memberi perkembangan informasi tentang keadaaan ummat Islam sekarang ini dan memberikan solusi problema mereka dari Al Qur'an dan As Sunnah serta kehidupan para salafush shalih.
Meningkatkan keterampilan teknis yang berbasis teknologi dan manajemen modern yang telah disaring dari hal-hal yang bertentangan dengan syariah dengan mendatangkan para nara sumber dari dalam dan luar negeri.
3. KBIH
Kantor dan Informasi Haji
4a. Radio & TV
Memberikan informasi kepada masyarakat dan mencari solusi dari setiap permasalahan yang mereka hadapi.
Untuk mengimbangi media masa sekuler yang berusaha sekuat tenaga menjauhkan dari Islam.
4b. Website Islam
Sebagai media penyebaran informasi melalui internet tentang materi ilmiah yang dibutuhkan ummat; dalam perkara dunia dan agama mereka.
Memberi informasi kepada masyarakat akan kegiatan-kegiatan Nadwah Islamic Centre serta kegiatan instansi dan yayasan Islam lainnya yang punya visi/misi yang sejalan.
4c. Penerbitan/Percetakan
Menerbitkan buku-buku dan majalah bermanhaj salaf dalam edisi bahasa Indonesia, khususnya buku-buku induk dan buku-buku teknis yang menjadi sarana untuk mendukung praktek muamalah syari'ah.
Penerbit berusaha menjalin kerjasama dengan instansi dan pustaka Islam dalam maupun luar negeri guna menjalankan misi dan tujuannya.
5a. Toko/ Mini Market
Sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan komunitas NIC dan masyarakat sekitarnya.
Sebagai wahana praktek mu'amalah syari'ah.
5b. Kantin & Catering
Menyediakan makanan harian bagi komunitas NIC dan masyarakat sekitarnya.
5c. Pondokan/Asrama
Tempat tinggal bagi mahasiswa yang belajar di Nadwah Islamic Centre dengan kapasitas 80 putra dan 20 putri.
5d. Tempat Acara & Event Organizer
Menyediakan bagi kaum Muslimin tempat dan paket penyelenggaraan walimah yang sesuai syariat.
5e. Toko Buku & Audio Visual
Menyediakan kebutuhan masyarakat pada media Islam seperti majalah, buku-buku, serta kaset/vcd murottal dan kajian ilmu-ilmu Islam bermanhaj salaf.
5f. Klinik Konsultasi Syari'ah
Menyediakan solusi untuk membantu memecahkan permasalahan kaum Muslimin sesuai syariat (masalah keluarga, zakat, waris, dan lain-lain)
5g. Klinik Kesehatan
Menerapkan praktek pengobatan nabawi dan pengobatan modern untuk membantu kaum Muslimin dalam pengobatan dan kesehatan mereka.
Dikelola oleh tenaga medis profesional yang juga memahami pengobatan nabawi.
Pelayanan kesehatan yang disediakan mencakup juga konsultasi kesehatan, menyediakan juru khitan, praktek bekam dan rukyah bagi kaum Muslimin.
Klinik ini bekerjasama dengan rumah sakit terdekat yang telah memiliki perjanjian dengan Nadwah Islamic Centre.
6a. Badan Amal Sosial (BAS) NIC
Memfasilitasi kaum Muslimin untuk menyalurkan zakat, dan memberdayakan infaq, shadaqoh, wakaf untuk kepentingan umat.
Mengumpulkan bantuan untuk anak yatim dan janda-janda.
Menjalin hubungan kerjasama dalam amal jama'i dengan yayasan sosial baik di dalam maupun luar negeri.
6b. Penginapan/Guest House
Tempat yang disediakan bagi tamu Nadwah Islamic Centre atau para musafir.
Penutup
Harapan dan Himbauan
Kami berharap bahwa semua yang kami tuangkan dalam proposal ini akan terealisasi ke alam nyata. Hal ini tentu -insya Allah- akan terlaksana dengan bantuan seluruh kaum Muslimin dalam kebaikan dan taqwa.
Dan kami menghimbau kepada semua kaum Muslimin untuk dapat membantu demi terealisasinya Proyek NIC ini baik materil maupun moril.
Semoga Allah menganugerahkan kepada kita taufiq dan hidayahnya dan memudahkan kita untuk beramal di jalan- Nya. Amin ya Rabbal alamin.